Harga Bitcoin Jatuh Menguji Support Kuat

Harga Bitcoin Jatuh Menguji Support Kuat

Diperbarui • 2021-12-06

Pergerakan harga bitcoin jatuh sangat dalam pada perdagangan hari jumat lalu

Anjloknya harga aset kripto BTCUSD tersebut terjadi akibat kekhawatiran akan memburuknya situasi pandemi virus covid 19 yang saat ini telah memasuki gelombang ke 4. Adanya virus covid 19 varian Omicron ini telah menyebar di lebih dari 38 negara, dan hal tersebut tentu menjadikan investor melepas aset beresiko mereka termasuk mata uang kripto Bitcoin.

Pergerakan harga BTCUSD telah turun sangat tajam bahkan lebih dari 20% pada hari jumat lalu, namun penurunan tersebut terhenti pada level support kuat yang berada pada timeframe daily. Level harga 40.000 merupakan titik support kuat pair BTCUSD. 

Secara fundamental pergerakan pair BTCUSD masih berpotensi melemah akibat penyebaran virus covid Omicron, tercatat negara Amerika dan juga beberapa negara di Eropa seperti Perancis, Jerman dan Inggris mencatatkan jumlah kasus positif covid tertinggi saat ini, dengan lebih dari 40 ribu hingga 50 ribu kasus per hari.

Analisa Teknikal

Secara teknikal pair BTCUSD masih berada dalam fase turun, namun potensi koreksi naik tetap ada selama level support kuat 40.000 tidak ditembus kebawah pada pekan ini. 

Indikasi: Koreksi Naik 

Resiko: Sinyal Resiko Tinggi

Durasi: Jangka Panjang

Strategi: Buy Limit di level 44610 - 40.611

Take Profit: 50.000 - 53.908

Grafik BTCUSD Timeframe Daily

BTCUSDDaily 6 des.png

Note: 

Harap selalu waspada dalam bertransaksi, harga dapat berubah kapanpun tergantung dari perubahan fundamental ekonomi dan kondisi geopolitik dunia, gunakan perhitungan money management dan risk management yang benar dan aman, overlot dan overtrade merupakan penyebab tingginya resiko dalam bertransaksi.

TRADE NOW

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera